BerdayaNews.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mendukung percepatan transisi energi ramah lingkungan melalui peresmian SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall Bekasi.

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik.

Fasilitas pengisian daya ini berlokasi di area parkir barat Summarecon Mall Bekasi.

SPKLU yang diresmikan memiliki kapasitas besar dengan daya mencapai 2,7 Mega Volt Ampere.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Selain itu, SPKLU menjadi bagian dari penguatan infrastruktur transportasi berbasis energi bersih.

Sinergi Pemerintah dan PLN

Peresmian ini dihadiri berbagai pihak dari pemerintah, swasta, dan BUMN.

Turut hadir jajaran PT PLN Persero, pengelola Summarecon Mall Bekasi, serta unsur Forkopimda Kota Bekasi.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi dalam mendukung pengembangan energi bersih.

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas SPKLU tersebut.

Ia menilai pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan perubahan iklim.

Baca juga :  Empat Ruang, Satu Indonesia: Bagaimana Desa, Perumahan, Rumah Susun, dan Apartemen Membentuk Watak Sosial Kita

“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik hadirnya SPKLU Ultra Fast Charging sebagai upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

“Dengan fasilitas ini, masyarakat diharapkan semakin yakin menggunakan kendaraan ramah lingkungan,” tambahnya.

Perkuat Ekosistem Energi Bersih

Pihak PT PLN Persero menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai daerah.

Langkah tersebut dilakukan guna mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan hadirnya SPKLU Ultra Fast Charging ini, Kota Bekasi semakin siap menjadi bagian dari transformasi energi bersih.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. (Red/fs)