BerdayaNews.com, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris membantu pemulangan tiga warga Jambi yang menjadi korban penipuan daring (scam) di Kamboja.

Dari tiga orang tersebut, dua warga telah tiba dengan selamat di Jambi, sementara satu lainnya dilaporkan hilang saat berada di Jakarta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi, Ahmad Bestari, menyebut dua warga yang sudah kembali adalah Silva dan Andre asal Kota Jambi.

Satu Korban Hilang Saat Transit

Sementara itu, satu korban lainnya, Syedhi asal Sarolangun, dilaporkan hilang kontak setelah tiba di Jakarta.

“Setiba di Jakarta mereka menjalani proses skrining, namun Syedhi menghilang tanpa konfirmasi,” ujar Ahmad Bestari.

Hingga saat ini, pihak terkait masih belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

Bantuan Pribadi Gubernur

Bestari menjelaskan bahwa pemulangan para korban tidak menggunakan anggaran resmi pemerintah.

Hal tersebut karena keberangkatan mereka ke luar negeri dilakukan secara non-prosedural atau ilegal.

“Atas dasar kemanusiaan, Pak Gubernur membantu menanggung biaya kepulangan mereka,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga Jambi di luar negeri.

Baca juga :  DLH Kota Bekasi Telusuri Bau Menyengat di Sepanjang Saluran Jatiasih hingga Galaxy, Bekasi Selatan

Imbauan Waspada Penipuan Kerja

Pemerintah Provinsi Jambi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak resmi.

Masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi melalui Dinas Tenaga Kerja sebelum menerima tawaran pekerjaan.

“Jangan mudah tergiur iming-iming gaji besar tanpa jalur resmi,” tegas Bestari.

Sementara itu, dua korban yang telah kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Al Haris atas bantuan yang diberikan.

Keduanya kini telah berkumpul kembali bersama keluarga dalam kondisi selamat. (Red/fs)