BerdayaNews.com, – Memasuki tahun 2026, wajah pariwisata dunia mengalami transformasi besar. Bukan sekadar liburan biasa, tren perjalanan tahun ini berfokus pada perpaduan antara kemewahan modern, pelestarian sejarah purba, dan inovasi ekosistem.
Majalah TIME dan Time Out baru saja merilis kurasi 100 Destinasi Pilihan yang terdiri dari 50 tempat menginap eksklusif dan 50 tempat kunjungan wajib. Bagi Anda pembaca setia Berdayanews.com yang sedang merencanakan petualangan internasional, berikut adalah rangkuman destinasi paling ikonik yang patut masuk dalam bucket list Anda.
1. Museum Mesir Agung (GEM): Penantian Satu Dekade

Setelah tertunda selama sepuluh tahun, Grand Egyptian Museum (GEM) di Kairo akhirnya beroperasi penuh sejak Oktober 2025. Ini adalah museum arkeologi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk satu peradaban.
-
Daya Tarik: Koleksi lengkap galeri Tutankhamun yang berisi 5.000 artefak, termasuk topeng emas ikonik sang Firaun yang legendaris.
-
Wawasan: Pengunjung dapat menyaksikan lebih dari 15.000 artefak budaya yang menceritakan kejayaan peradaban Mesir Kuno dengan teknologi kurasi modern.
2. Murujuga, Australia: Menelusuri Jejak 50.000 Tahun
Bagi pencinta sejarah prasejarah, Lanskap Budaya Murujuga di Australia Barat adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan. Baru saja meraih status Warisan Dunia UNESCO pada 2025, tempat ini menyimpan ukiran batu (petroglif) penduduk asli yang usianya lebih tua dari Piramida Giza dan Stonehenge.
3. The Reefline, Miami: Seni yang Menghidupkan Laut
Inovasi wisata berkelanjutan hadir di Miami Beach melalui The Reefline. Ini adalah taman patung bawah laut yang juga berfungsi sebagai jalur snorkeling.
-
Keunikan: Instalasi seni di sini dibuat dari bahan rendah karbon yang dirancang khusus untuk menjadi rumah bagi terumbu karang hidup. Sebuah perpaduan sempurna antara estetika visual dan konservasi alam.
Indonesia Turut Mengukir Nama

Kebanggaan bagi kita, Indonesia masuk dalam daftar elit ini melalui Silolona Persinggahan Si Datu Bua di Teluk Cenderawasih. Destinasi ini menawarkan pengalaman berlayar dengan kapal pinisi mewah sembari menikmati keajaiban bawah laut Papua yang belum terjamah.
Daftar 50 Tempat Terbaik di Dunia untuk Dikunjungi (Versi TIME 2026)
A. Beberapa highlight dari 50 destinasi terbaik yang tersebar di berbagai benua:
-
Eropa: V&A East Storehouse (London), Fenix (Rotterdam), Cinta Malmö (Swedia).
-
Asia: Dib Bangkok (Thailand), Hutan Hujan Liar Asia (Singapura), Maana Living (Kyoto), Kai Tak Sports Park (Hong Kong).
-
Amerika: Netflix House (Philadelphia), Highway 1 (California), Universal Epic Universe (Orlando).
-
Timur Tengah: Surf Abu Dhabi (UEA), Museum Nasional Zayed (Abu Dhabi), Six Flags Qiddiya City (Arab Saudi).
B. Tren Wisata Baru: Cagar Paus hingga Maraton Membaca
Selain destinasi fisik, tahun 2026 juga menonjolkan pengalaman unik (experience tourism). Beberapa yang paling mencolok adalah:
-
Cagar Paus Sperma Pertama di dunia yang berlokasi di Dominika.
-
Festival Gerhana Matahari selama empat hari di Islandia.
-
Jalur Pendakian Lintas Pantai terbaru di Korea Selatan yang menghubungkan keindahan pesisir negeri ginseng tersebut.
- V&A East Storehouse, London, Britania Raya
- Surf Abu Dhabi, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
- Netflix House, Philadelphia, AS
- Lime Out St. Thomas, Lindbergh Bay, St. Thomas, Kepulauan Virgin AS
- Museum Mesir Agung, Kairo, Mesir
- Museum Art Zoo, Amsterdam, Belanda
- Aabbcc, New Delhi, India
- Taman Olahraga Kai Tak, Hong Kong, Cina
- Jalan Raya 1, California, AS
- Maana Living, Kyoto, Jepang
- Di Atas Kapal Pesiar Ekspedisi Tasmania, Tasmania, Australia
- Tala, Auckland, Selandia Baru
- Dib Bangkok, Bangkok, Thailand
- Restoran Ephedra, San Pedro de Atacama, Chili
- Rumah Tan Yeok Nee, Singapura, Singapura
- DaiDib DaiDee, Pua, Thailand
- Pusat Seni Kontemporer Tashkent, Tashkent, Uzbekistan
- Studio Museum di Harlem, Kota New York, AS
- The Reefline, Miami Beach, AS
- Jembatan Grand Canyon Huajiang, Guizhou, Tiongkok
- Maid of Somerset, Castle Cary, Inggris
- Cinta Malmö, Malmö, Swedia
- Museum Seni Universitas Princeton, Princeton, New Jersey, AS
- Six Flags Qiddiya City, Qiddiya City, Arab Saudi
- Museum Indianapolis Motor Speedway, Indianapolis, AS
- PAZ, Tórshavn, Kepulauan Faroe
- Hutan Seni Khao Yai, Pong Ta Long, Thailand
- Hutan Hujan Liar Asia, Singapura, Singapura
- Museum Kontrakultur, San Francisco, AS
- Amura, Cape Town, Afrika Selatan
- Fenix, Rotterdam, Belanda
- Kaway’an EcoPark, General Trias, Filipina
- Universal Epic Universe, Orlando, AS
- Museum Casa Kahlo, Kota Meksiko, Meksiko
- Ise-Jingu, Ise, Jepang
- Lanskap Budaya Murujuga, Pilbara, Australia
- Perso, Buenos Aires, Argentina
- Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
- Koleksi Frick, Kota New York, AS
- Naagan, Owen Sound, Ontario, Kanada
- Pusat Jalur Ratnange, Phaplu, Nepal
- Savvia, Kota Meksiko, Meksiko
- Silolona Persinggahan Si Datu Bua, Teluk Cenderawasih, Indonesia
- El Camino de Kosta Rika, Kosta Rika
- Kota Seni, Tucumcari, New Mexico, AS
- Pasar Ikan Sydney, Sydney, Australia
- Lawh Wa Qalam: Museum MF Husain, Doha, Qatar
- Nariz del Diablo, Dataran Tinggi Andean, Ekuador
- SMK Thy, Doverodde, Denmark
- Kafe Halaman Belakang, Georgetown, Guyana
C. Rincian estimasi biaya dan tips pengurusan visa untuk wisatawan asal Indonesia untuk rencana perjalanan tahun 2026.
1. Panduan Visa Mesir untuk WNI (Update 2026)
Bagi pemegang paspor Indonesia, terdapat beberapa pilihan jalur masuk:
-
E-Visa (Sangat Disarankan): Anda dapat mengajukan secara online melalui portal resmi pemerintah Mesir minimal 7 hari sebelum keberangkatan.
-
Biaya: Sekitar USD 25 (±Rp400.000) untuk single entry.
-
-
Visa on Arrival (VoA): Berlaku di bandara utama seperti Kairo.
-
Catatan Penting: Per 1 Maret 2026, biaya VoA naik menjadi USD 30 (±Rp505.000).
-
Syarat Khusus: Biasanya VoA lebih mudah disetujui jika Anda sudah memiliki visa aktif (dan pernah digunakan) dari Amerika Serikat, Inggris, atau Schengen. Jika tidak, disarankan mengurus E-Visa atau via Kedutaan di Jakarta.
-
-
Syarat Dokumen: Paspor (masa berlaku min. 6 bulan), bukti reservasi hotel, tiket pesawat pulang-pergi, dan pas foto 4×6 latar putih.
2. Estimasi Biaya Perjalanan (Kairo – 8 Hari)
Berikut adalah perkiraan biaya per orang untuk perjalanan mandiri (asumsi kurs 1 USD = Rp16.800):
| Komponen Pengeluaran | Estimasi Biaya (IDR) | Keterangan |
| Tiket Pesawat PP | Rp11.000.000 – Rp15.000.000 | Jakarta-Kairo (Transit Qatar/Dubai/Istanbul) |
| Akomodasi (7 Malam) | Rp4.000.000 – Rp7.000.000 | Hotel Bintang 3/4 di area Giza atau Downtown |
| Visa & Asuransi | Rp800.000 – Rp1.200.000 | E-visa + Asuransi perjalanan wajib |
| Makan & Minum | Rp2.500.000 – Rp4.000.000 | Estimasi Rp350rb – Rp500rb per hari |
| Tiket Wisata (GEM & Giza) | Rp2.000.000 – Rp3.000.000 | Termasuk tiket masuk Grand Egyptian Museum |
| Transportasi Lokal | Rp1.500.000 – Rp2.500.000 | Penggunaan Uber/Careem atau sewa mobil |
| TOTAL ESTIMASI | Rp21.800.000 – Rp32.700.000 | Tergantung gaya hidup dan musim |
3. Harga Tiket Masuk Destinasi Utama (2026)
-
Grand Egyptian Museum (GEM): * Dewasa (Non-Mesir): Sekitar EGP 1.200 – 1.450 (±Rp420.000 – Rp500.000).
-
Pelajar (dengan kartu ISIC): Diskon 50%.
-
Tips: Wajib pesan secara online melalui situs resmi
visit-gem.comkarena kuota harian dibatasi.
-
-
Kompleks Piramida Giza: Sekitar EGP 540 (±Rp185.000) untuk area luar. Jika ingin masuk ke dalam Piramida Agung Khufu, ada biaya tambahan sekitar EGP 900 (±Rp310.000).
4. Tips Wisata Penting untuk Wisatawan Indonesia
-
Waktu Terbaik: Berkunjunglah antara Oktober hingga April. Suhu udara di Kairo sangat nyaman (15-25°C). Hindari musim panas (Juni-Agustus) karena suhu bisa mencapai 40°C+.
-
Transportasi: Gunakan aplikasi Uber atau Careem untuk menghindari tawar-menawar harga taksi konvensional yang seringkali melelahkan bagi turis.
-
Etika Berpakaian: Meski Mesir negara wisata, masyarakatnya cukup konservatif. Kenakan pakaian yang sopan (menutupi bahu dan lutut) saat mengunjungi museum atau area umum.
-
Mata Uang: Siapkan mata uang Pound Mesir (EGP) untuk transaksi kecil, namun bawa pula USD cadangan dalam kondisi mulus/baru untuk membayar visa atau tur khusus.
Jadi tahun 2026 adalah waktu untuk mengeksplorasi destinasi yang memiliki narasi kuat—baik itu narasi sejarah, keberlanjutan lingkungan, maupun teknologi. Pastikan paspor dan rencana perjalanan Anda siap untuk menjelajahi keajaiban dunia yang baru ini. (Red/fs)


