BerdayaNews.com, Palembang – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri kegiatan Halal Bihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berlangsung di Griya Agung, Palembang.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antarprovinsi di wilayah selatan Sumatera.

Acara tersebut diinisiasi oleh Zulkifli Hasan dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Tito Karnavian, Yandri Susanto, serta Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Turut hadir tokoh nasional lainnya seperti Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa, serta para kepala daerah dari Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Perkuat Kolaborasi Antar Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah sebagai kunci percepatan pembangunan.

“Jika lima daerah ini bersatu, banyak potensi kerja sama yang bisa dikembangkan. Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran putra daerah yang berada di tingkat pusat sebagai penghubung dalam memperkuat pembangunan daerah.

Momentum Strategis Sumbagsel

Menurut Al Haris, pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam membangun sinergi kebijakan lintas wilayah.

Baca juga :  Pemkot Bekasi Cepat Tanggap Tangani Kecelakaan Kereta

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi momentum untuk memperkuat kontribusi daerah terhadap pembangunan nasional,” katanya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan, bukan kepentingan kedaerahan sempit.

Ia menyebut, kontribusi putra daerah terhadap wilayah asal merupakan hal yang wajar dalam kerangka pembangunan nasional.

Dorongan Persatuan dan Potensi Daerah

Senada, Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbagsel untuk bersatu dalam mengoptimalkan potensi daerah.

“Sumbagsel memiliki potensi besar yang harus didorong bersama agar mampu bersaing dan berkembang,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan pentingnya menjaga identitas budaya sebagai bagian dari penguatan persatuan.

“Kita satu rumpun. Pertemuan ini menunjukkan bahwa daerah di Sumbagsel solid dan siap membangun bersama,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan nuansa budaya daerah, termasuk penampilan seni dari berbagai wilayah sebagai simbol kekayaan budaya Sumatera.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama lintas daerah guna mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (Red/fs)