BerdayaNews.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dipastikan akan menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun 2026. Bersama sang istri, orang nomor satu di Kota Patriot ini tergabung dalam jemaah calon haji Kloter 25.
Sebagai bagian dari persiapan matang menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Tri Adhianto mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji yang diselenggarakan di SMA Muhammadiyah 9 Kota Bekasi, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali jemaah dengan pemahaman rukun dan wajib haji yang komprehensif.
Pantauan di lokasi, kegiatan manasik berlangsung dinamis dengan beragam aktivitas, mulai dari senam sehat, jalan sehat bersama, hingga praktik langsung tata cara ibadah haji. Tri Adhianto yang terdaftar melalui bimbingan KBIHU An Namiroh tampak antusias mengikuti setiap tahapan bersama ratusan calon jemaah lainnya.
“Insyaallah, ini menjadi pelaksanaan yang lebih baik lagi. Kami berharap seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Tri Adhianto di sela-sela kegiatan.
Pesan untuk Jemaah: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menitipkan pesan mendalam bagi seluruh warga Kota Bekasi yang berangkat haji tahun ini. Ia menekankan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan ketulusan niat.
“Saya mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, saling membantu antar sesama, serta memperbanyak ibadah selama di Tanah Suci,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga martabat daerah selama berada di luar negeri. Ia berharap jemaah haji asal Bekasi dapat menjadi duta yang baik bagi Indonesia dengan menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan penuh kesabaran.
Jadwal Keberangkatan
Sesuai rencana, jemaah yang tergabung dalam Kloter 25 dijadwalkan akan mulai masuk ke asrama haji pada 17 Mei 2026 mendatang. Dengan bekal manasik yang intensif, diharapkan seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi dapat dijalankan secara mandiri, khusyuk, dan sesuai syariat.
Tri Adhianto menutup pernyataannya dengan harapan agar proses pelayanan haji tahun ini semakin optimal bagi seluruh jemaah Indonesia, sehingga dapat fokus beribadah hingga kembali dengan selamat ke tanah air. (Red/fs)


