BerdayaNews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melakukan langkah akseleratif untuk memastikan warga Jambi memiliki hunian yang sehat dan layak. Dalam sebuah diplomasi pembangunan tingkat tinggi, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Kepala Daerah (Bupati dan Wali Kota) se-Provinsi Jambi untuk beraudiensi langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
Komitmen Kolektif: Menghapus Kawasan Kumuh di Jambi
Kehadiran rombongan besar ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk keseriusan kolektif antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa fokus utama usulan mereka adalah program yang menyentuh akar rumput.
“Kehadiran kami bersama para Bupati dan Wali Kota hari ini adalah komitmen kuat untuk memastikan warga Jambi mendapatkan akses hunian layak. Kami mengusulkan program bedah rumah dan penataan kawasan yang selama ini masih berkategori kumuh agar segera bertransformasi menjadi kawasan produktif,” ujar Gubernur Al Haris.
Jambi Menjadi Pilot Project Kolaborasi Nasional
Menteri PKP, Maruarar Sirait (Menteri Ara), menyambut hangat inisiatif Jambi. Ia menekankan bahwa pembangunan perumahan bagi rakyat miskin tidak boleh dilakukan secara parsial. Menteri Ara mendorong Jambi untuk menjadi wilayah percontohan (pilot project) melalui skema kolaborasi pembiayaan yang inovatif.
Langkah ini akan mengintegrasikan berbagai sumber dana, mulai dari:
-
APBN & APBD: Sebagai pilar utama anggaran.
-
Corporate Social Responsibility (CSR): Melibatkan kontribusi perusahaan swasta.
-
Skema BSPS: Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.
-
Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan: Mempermudah akses finansial bagi warga.
Bukan Sekadar Fisik, Tapi Kemandirian Ekonomi
Visi besar yang ditawarkan dalam pertemuan ini melampaui sekadar perbaikan dinding dan atap. Menteri Ara berencana menggandeng sektor perbankan dan Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memperkuat ekonomi warga di kawasan hunian baru.
“Tujuannya bukan hanya memperbaiki fisik lingkungan, tapi juga memperkuat kemandirian ekonomi warga dan melahirkan wirausaha lokal baru di kawasan tersebut,” tegas Menteri Ara. Rencananya, jajaran Kementerian PKP akan segera melakukan kunjungan lapangan ke Jambi untuk memvalidasi data dan meninjau kesiapan lahan.
Langkah Konkret Tahun 2026
Audiensi strategis ini ditutup dengan kesepakatan pematangan data teknis. Gubernur Al Haris, yang didampingi jajaran pejabat kunci seperti Kepala Bappeda dan Kadis Kominfo, memastikan bahwa sepanjang tahun anggaran 2026, program rumah subsidi dan penataan kawasan akan mulai terealisasi secara bertahap di seluruh wilayah Jambi.
Sinergi antara visi Gubernur Al Haris dan kebijakan progresif Menteri Ara ini diharapkan menjadi titik balik bagi kemajuan pembangunan infrastruktur kerakyatan di Provinsi Jambi.
Analisis Berdaya:
-
Sudut Pandang: Menekankan pada “Langkah Strategis” dan “Kolaborasi Pusat-Daerah”.
-
Tone: Optimis, profesional, dan berorientasi pada hasil nyata (result-oriented).
-
Keywords: Gubernur Jambi Al Haris, Maruarar Sirait, Pembangunan Jambi, Bedah Rumah, Jambi Berdaya.fs


