BerdayaNews.com, Jambi – Tren penyakit menular di Provinsi Jambi menunjukkan peningkatan sejak 2024 hingga awal 2026, meski secara nasional angkanya masih tergolong rendah.
Guru Besar UIN Jambi, Prof. Mukhtar Latif, menilai kondisi ini tidak boleh menimbulkan rasa aman semu di masyarakat.
“Kenaikan ini justru menunjukkan keberhasilan deteksi dini, bukan semata kegagalan sistem kesehatan,” ujarnya.
Konsentrasi Kasus di Perkotaan
Data menunjukkan kasus penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS banyak terkonsentrasi di Kota Jambi.
Sebagai pusat ekonomi dan transportasi, tingginya mobilitas penduduk menjadi faktor utama penyebaran penyakit.
Baca juga: Strategi Pembangunan SDM di Provinsi Jambi
Kota Jambi tercatat menyumbang sekitar 28 persen kasus TBC dan hampir 35 persen kasus HIV di tingkat provinsi.
Tren Kenaikan dan Faktor Pemicu
Analisis 2024–2026 menunjukkan kenaikan kasus TBC berkisar 12–16 persen per tahun.
Sementara itu, HIV/AIDS meningkat sekitar 7 persen, dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes kesehatan.
Baca juga: Program Kesehatan Berbasis Masyarakat di Jambi
Untuk penyakit Demam Berdarah, fluktuasi kasus dipengaruhi faktor cuaca, terutama di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Strategi Menuju Zero Growth 2030
Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan eliminasi penyakit menular melalui kebijakan Zero Growth 2030.
Strategi ini mencakup digitalisasi deteksi, penguatan intervensi komunitas, serta optimalisasi anggaran kesehatan.
“Deteksi dini dan pemutusan rantai penularan di tingkat puskesmas menjadi kunci utama,” jelas Mukhtar.
Baca juga: Musrenbang RKPD Jambi 2027 Tekankan Sinkronisasi Program
Langkah ini juga sejalan dengan target nasional dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Harapan dan Tantangan
Menurut Mukhtar, tren kenaikan saat ini dapat dimaknai sebagai fase pembersihan melalui identifikasi kasus yang lebih akurat.
Dengan konsistensi kebijakan dan kolaborasi berbagai pihak, target eliminasi penyakit menular pada 2030 dinilai realistis.
“Jika upaya ini terus dijaga, Jambi bebas TBC dan HIV bukan sekadar target, tetapi bisa menjadi kenyataan,” tegasnya. (Red/fs)


