BerdayaNews.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi resmi memulai langkah besar dalam menata estetika dan keamanan kota melalui pengalihan jaringan kabel utilitas ke bawah tanah. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan komitmennya untuk menghapuskan pemandangan kabel semrawut yang selama ini mengganggu ruang publik.

Komitmen tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan kerja sama investasi infrastruktur pasif telekomunikasi antara PT Mitra Patriot (Perseroda) dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN) di Hotel Santika Bekasi Hypermall, Senin (20/04).

Proyek Besar 290 Kilometer

Proyek ambisius ini mencakup pembangunan sistem ducting (saluran bawah tanah) di sekitar 168 ruas jalan dengan total panjang mencapai 290 kilometer. Proyek ini diproyeksikan berjalan selama empat tahun dengan masa kerja sama pengelolaan hingga 20 tahun ke depan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa langkah ini bukan sekadar urusan keindahan, melainkan kebutuhan mendesak bagi kota metropolitan yang terus berkembang.

“Kita ingin mengubah wajah Kota Bekasi menjadi lebih rapi dan aman. Kabel-kabel yang selama ini semrawut akan kita tata ke bawah tanah agar lebih tertib dan tidak mengganggu lingkungan, sekaligus mengurangi risiko bahaya bagi warga,” tegas Tri Adhianto.

Dorong Kualitas Internet Lebih Stabil

Selain aspek visual dan keamanan, Tri menambahkan bahwa penggunaan sistem ducting terintegrasi akan memberikan dampak positif pada sektor digital. Penataan yang rapi di bawah tanah diyakini akan meminimalisir gangguan jaringan yang sering terjadi akibat faktor cuaca atau kerusakan kabel udara.

Baca juga :  Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

“Dengan sistem ducting ini, kualitas jaringan internet akan lebih stabil dan cepat. Ini menjadi bagian dari upaya kita mendukung kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang menuju smart city,” tambahnya.

Sinergi BUMD dan Swasta

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendradjid Rahardja, dan Direktur Utama ICN, Edi Yusuf Wirawan. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak percepatan infrastruktur telekomunikasi yang lebih modern di Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi berharap melalui program ini, pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih terintegrasi. Ke depan, Bekasi ditargetkan tidak hanya unggul secara visual, tetapi juga memiliki konektivitas digital yang andal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. (Red/fs)