BerdayaNews.com, Jambi – Program Kampung Bahagia di Kota Jambi mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan Gubernur Jambi Al Haris.

Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan ke lokasi pilot project di RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung implementasi program unggulan Pemerintah Kota Jambi berbasis partisipasi masyarakat.

Model Pembangunan Berbasis Warga

Dalam kunjungannya, Bima Arya menilai program Kampung Bahagia mampu mendorong keterlibatan aktif masyarakat di tingkat RT.

“Program ini sangat edukatif karena melibatkan partisipasi langsung warga dalam pembangunan lingkungan,” ujar Bima Arya.

Ia menambahkan bahwa sistem yang dibangun melalui kelompok kerja di tingkat RT menciptakan transparansi sekaligus meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan tahap awal program ini membuka peluang untuk direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Dorong Lingkungan Nyaman dan Solusi Masalah Lokal

Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Kampung Bahagia yang dinilai mampu menjawab persoalan di tingkat lingkungan.

“Program ini dapat meramu berbagai persoalan di RT, seperti masalah drainase, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman,” kata Al Haris.

Ia menegaskan bahwa pembangunan dari tingkat RT menjadi fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Baca juga :  Kang Dedi Mulyadi Bersama Mas Tri Resmikan Ruang Terbuka Publik Padurenan, Dimeriahkan Dengan Tanding Laga Persahabatan

Selain itu, program ini dinilai mampu meningkatkan semangat gotong royong serta keterlibatan warga dalam pembangunan.

Potensi Replikasi Secara Nasional

Bima Arya menyebut program Kampung Bahagia berpotensi menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia.

Dengan pendekatan partisipatif dan transparan, program ini dinilai efektif dalam memperkuat tata kelola pembangunan di tingkat lokal.

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengadopsi konsep serupa untuk mempercepat pembangunan berbasis masyarakat. (Red/fs)