BerdayaNews.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban kebakaran SPBE Cimuning mendapatkan penanganan medis dan biaya pengobatan ditanggung penuh.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu malam.

Pemerintah juga menegaskan pembiayaan dilakukan melalui BPJS Kesehatan maupun skema lainnya.

Kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji tersebut diduga dipicu kebocoran gas saat proses pengisian.

Peristiwa ini berdampak pada area sekitar, termasuk permukiman warga.

Sedikitnya sekitar 14 orang dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Korban Dirawat Intensif

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit.

“Para korban sudah kita evakuasi ke RSUD Chasbullah dan rujukan ke RSCM agar mendapatkan penanganan terbaik,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meskipun beberapa korban mengalami luka serius.

“Insya Allah seluruh korban menjadi tanggungan Pemerintah Kota Bekasi,” tegasnya.

Pemadaman dan Penanganan Cepat

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi menerima laporan kebakaran pada pukul 21.08 WIB.

Baca juga :  Ringkasan Buku: Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua

Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna mengendalikan api.

Upaya pemadaman dilakukan dengan ekstra hati-hati karena lokasi merupakan area pengisian gas yang berisiko tinggi.

Api berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.

Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya api kembali.

Investigasi Masih Berlangsung

Berdasarkan investigasi awal, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat pengisian tabung.

Area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 2.000 meter persegi.

Sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang dialami.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dan menunggu hasil investigasi lanjutan. (Red/fs)