BerdayaNews.com, Cibinong – Lautan cahaya obor menerangi langit malam Cibinong saat ribuan warga tumpah ruah mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dari Masjid Baitul Faizin menuju Masjid Nurul Wathon itu menjadi simbol kuat semangat hijrah, persatuan, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor.

Antusiasme warga terlihat sejak sore hari. Berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintah, tokoh agama, pelajar, hingga masyarakat umum, turut ambil bagian dalam tradisi tahunan yang sarat makna religius tersebut.

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi menyambut pergantian tahun Hijriah, melainkan bentuk syiar Islam yang mengandung pesan mendalam tentang perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik.

“Obor pada hakikatnya adalah cahaya. Islam diturunkan untuk membawa manusia dari kegelapan menuju terang benderang. Karena itu, pawai obor ini menjadi simbol semangat hijrah, agar di tahun yang baru kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Ajat.

Baca juga :  RUU Perampasan Aset dalam Prolegnas 2025: Ujian Konstitusional DPR untuk Memulihkan Kerugian Negara dan Memiskinkan Koruptor

Menurutnya, pemilihan rute dari Masjid Baitul Faizin menuju Masjid Nurul Wathon memiliki filosofi tersendiri. Selain sebagai pusat kegiatan keagamaan, masjid diharapkan terus menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai moral dalam kehidupan masyarakat.

“Keberangkatan dari Masjid Baitul Faizin menjadi pengingat bahwa masjid harus terus menjadi pusat peradaban, tempat membangun karakter dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” katanya.

Ajat mengungkapkan, panitia awalnya menargetkan sekitar 3.000 peserta. Namun tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah peserta yang hadir jauh melampaui perkiraan. Seluruh perangkat daerah, Kementerian Agama, unsur kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat umum ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan masih sangat kuat di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Tak hanya di Cibinong, semarak Tahun Baru Islam juga terasa di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Masyarakat secara swadaya menggelar pawai obor dan berbagai kegiatan religius lainnya sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan sosial.

Baca juga :  Wagub Sani Pimpin Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI di Danau Sipin

“Ini sudah menjadi tradisi masyarakat Kabupaten Bogor. Tanpa instruksi pun masyarakat memiliki kesadaran dan panggilan hati untuk menyambut Tahun Baru Hijriah dengan kegiatan yang positif dan bernilai religius,” jelas Ajat.

Momentum 1 Muharram, lanjutnya, harus dimaknai sebagai waktu untuk melakukan evaluasi diri, mempererat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kualitas kehidupan baik secara lahir maupun batin.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Kabupaten Bogor dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, kondusif, dan masyarakatnya semakin kuat secara spiritual maupun sosial.

“Semangat hijrah yang dibawa Tahun Baru Islam ini semoga menjadi energi bagi kita semua untuk terus menghadirkan kebaikan dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, madani, dan beradab,” pungkasnya.

Pawai obor yang berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan tersebut menjadi bukti bahwa tradisi keagamaan masih hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat Bogor. Cahaya ribuan obor yang menyala bukan hanya menerangi jalan yang dilalui peserta, tetapi juga menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Bogor.

Baca juga :  Tiga Kandidat Direksi PT Sayaga Wisata Bogor Lolos Uji Kelayakan, Siap Hadapi Wawancara Akhir dengan Bupati Bogor

(DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR – Redaksi BerdayaNews.com/fs)