BerdayaNews.com, Jakarta – Memasuki awal tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur organisasi demi menjawab tantangan keamanan yang kian kompleks. Langkah ini ditegaskan melalui mutasi strategis 18 Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ke jajaran Polda Metro Jaya.
Penugasan ini merupakan bagian dari gelombang mutasi besar yang tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/99/I/KEP./2026, sebagai langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melakukan penyegaran di tubuh korps Bhayangkara.
Mutasi Sebagai Mesin Penggerak Profesionalisme
Bukan sekadar rotasi jabatan rutin, mutasi ini dipandang sebagai instrumen vital untuk menjaga performa institusi. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa dinamika organisasi ini bertujuan untuk memastikan setiap lini pelayanan tetap prima.
“Mutasi adalah bentuk pembinaan karier sekaligus penguatan struktur. Di awal 2026 ini, kami ingin memastikan bahwa orang yang tepat berada di posisi yang tepat (right man on the right place) guna menjaga stabilitas Kamtibmas,” ujar Trunoyudo di Jakarta (10/2).
Langkah ini dianggap krusial mengingat Jakarta sebagai pusat ekonomi memerlukan personel yang adaptif dan memiliki rekam jejak yang solid dalam menangani berbagai isu, mulai dari siber, narkoba, hingga ketertiban lalu lintas.
Membangun Kepercayaan Publik di Tahun 2026
Pengamat kepolisian menilai, mutasi di awal tahun ini merupakan respons Polri terhadap meningkatnya ekspektasi masyarakat akan sosok polisi yang humanis namun tegas. Dengan menempatkan wajah-wajah baru di posisi strategis seperti Kapolsek di wilayah hukum Menteng, Tanah Abang, hingga Gambir, Polri berupaya mendekatkan diri pada akar rumput.
Kepercayaan masyarakat di awal 2026 ini diprediksi akan terus tumbuh positif seiring dengan upaya Polri melakukan transparansi dalam pembinaan karier. Penempatan personel pada bidang teknis seperti Ditreskrimsus dan Bid Propam menunjukkan fokus Polri pada penegakan hukum yang berintegritas dan bersih dari penyimpangan.
Daftar Penugasan Strategis 18 Pamen AKBP di Polda Metro Jaya:
Berikut adalah beberapa nama yang mendapatkan mandat baru untuk memperkuat pengamanan di wilayah ibu kota dan sekitarnya:
| No | Nama | Jabatan Baru |
| 1 | AKBP Jerico Lavian Chandra | Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi |
| 2 | AKBP Agta Bhuwana Putra | Kapolsek Penjaringan |
| 3 | AKBP Agus Ady Wijaya | Kapolsek Gambir |
| 4 | AKBP Dhimas Prasetyo | Kapolsek Tanah Abang |
| 5 | AKBP Braiel Arnold Rondonuwu | Kapolsek Menteng |
| 6 | AKBP Ardian Satrio Utomo | Wadirressiber Polda Metro Jaya |
| 7 | AKBP Vokky Herlambang | Kasubbid Paminal Bid Propam PMJ |
| 8 | AKBP Parikhesit | Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota |
| 9 | AKBP Rieki Indra Brata Manggala | Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya |
| 10 | AKBP M. Rhobby Syahferry | Kasubdit 2 Ditreskrimsus PMJ |
(Dan 8 perwira lainnya yang mengisi posisi strategis di bidang operasional, logistik, dan pembinaan kewilayahan).
Dengan komposisi baru ini, diharapkan Polda Metro Jaya mampu memberikan kontribusi terbaiknya dalam menjaga keamanan wilayah hukum Jakarta dan menyukseskan program-satunya Polri yang lebih Presisi di mata masyarakat.fs


