BerdayaNews.com, Kota BekasiPalang Merah Indonesia Kota Bekasi menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan mendirikan posko pelayanan terpadu. Posko ini akan beroperasi selama 14 hari, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, sebagai bentuk komitmen PMI dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Program posko pelayanan ini dilaksanakan melalui sinergi lintas sektor bersama Pemerintah Kota Bekasi dan sejumlah instansi terkait, antara lain Dinas Perhubungan, Polres, Basarnas, serta BPBD. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memastikan kelancaran arus mudik sekaligus meningkatkan respons cepat terhadap potensi keadaan darurat di lapangan.

Kepala Markas PMI Kota Bekasi, Imam Tri Subekti, menjelaskan bahwa PMI akan menyiagakan sekitar 20–30 personel serta relawan, termasuk dari unsur SIBAT, yang siap diterjunkan sesuai kebutuhan.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Personel dan relawan PMI akan siaga penuh untuk membantu keselamatan dan kesehatan warga,” ujar Imam Tri Subekti.

Posko-posko PMI akan ditempatkan di titik-titik strategis yang bersinggungan langsung dengan jalur mudik di wilayah Kota Bekasi. Fokus utama pelayanan meliputi pertolongan pertama, penanganan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), hingga evakuasi korban ke rumah sakit apabila ditemukan kondisi luka berat.

“Jika terjadi kecelakaan lalu lintas, personel kami akan langsung melakukan penanganan di lokasi dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat bila diperlukan,” tambahnya.

Dalam mendukung koordinasi cepat antarinstansi, PMI Kota Bekasi juga akan mengoptimalkan layanan darurat 112 sebagai saluran komunikasi utama dalam penanganan kejadian di lapangan. PMI mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan sela.ma perjalanan mudik serta menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal yang ditinggalkan.

Baca juga :  Alarm Ekosistem Kritis: Bencana Sumatera 2025 dan Urgensi Perlindungan "Rumah Bersama"

Selain kesiapsiagaan mudik, PMI Kota Bekasi turut mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah. Imam Tri Subekti mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadhan, stok darah kerap mengalami penurunan signifikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap berdonor darah, karena kebutuhan darah di rumah sakit terus berjalan sementara stok biasanya menipis bahkan kosong saat Ramadhan,” ujarnya.

Dengan kesiapan personel, dukungan lintas sektor, serta peran aktif masyarakat, PMI Kota Bekasi optimistis dapat memberikan pelayanan kemanusiaan secara optimal, sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan warga selama Ramadhan dan mudik Lebaran 2026.fs