BerdayaNews.com, Kota Jambi – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, melepas secara resmi keberangkatan 443 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 21 di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu (16/05/2026) dini hari.
Dalam prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut, Wagub Abdullah Sani menitipkan pesan mendalam agar para jemaah senantiasa mempertebal kesabaran dan keikhlasan. Mengingat, ibadah haji merupakan prosesi yang sangat menguras ketahanan fisik dan mental.
“Insya Allah kita semua akan berangkat memenuhi panggilan Allah SWT. Jaga niat agar tetap Lillahi Ta’ala, jaga adab, serta jaga nama baik daerah. Bapak dan Ibu sekalian adalah duta Jambi di Tanah Suci. Tunjukkan bahwa masyarakat kita santun, disiplin, dan suka menolong,” ujar Wagub Abdullah Sani.
Kuasai Fikih Haji dan Manfaatkan Pembimbing
Lebih lanjut, Wagub mengingatkan pentingnya pemahaman yang matang mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji agar tidak ada keraguan di tanah suci. Ia meminta jemaah tidak sungkan berkomunikasi dengan petugas yang mendampingi.
“Miliki ilmu sebelum beribadah. Pahami betul perbedaan antara rukun, wajib, dan sunnah haji. Jangan malu bertanya kepada pembimbing kita di lapangan apabila ada keraguan agar ibadah yang dijalankan berlangsung sempurna,” tambahnya.
Subsidi Penerbangan Rp42 Miliar dari Pemprov Jambi
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., memaparkan bahwa Kloter BTH 21 ini didominasi oleh jemaah dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat (272 orang) dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (165 orang), serta didampingi oleh 6 petugas kloter.
Wahyudi mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmen luar biasa pada musim haji kali ini dengan mengalokasikan anggaran daerah (APBD) sebesar Rp42 miliar untuk menyubsidi biaya penerbangan jemaah.
“Jika dihitung per jemaah, subsidi yang diberikan mencapai kurang lebih Rp12 juta per orang. Dukungan besar dari Pemprov Jambi ini sangat meringankan beban masyarakat, sehingga jemaah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan mandiri untuk menutup kekurangan ongkos penerbangan domestik,” papar Wahyudi.
Catatan Kloter: Jemaah Berusia 90 Tahun hingga Remaja 15 Tahun
Dari data manifestasi manifes Kloter 21, tercatat jemaah tertua atas nama Nuhum Abu Tantri yang telah menginjak usia 90 tahun. Sementara itu, jemaah termuda tercatat atas nama Ujahid Darpes Fahidullah yang baru berusia 15 tahun asal Tanjung Jabung Barat.
Meski demikian, dilaporkan terdapat dua jemaah yang terpaksa menunda keberangkatan bersama kloter ini karena harus menjalani perawatan medis intensif. Panitia terus memantau perkembangan kesehatan keduanya agar bisa segera disusulkan melalui kloter berikutnya.
Rombongan Kloter BTH 21 dijadwalkan bertolak dari Jambi menuju Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 03.00 WIB, sebelum akhirnya terbang langsung menuju Arab Saudi menggunakan pesawat utama pada pukul 10.55 WIB.
Editor: Redaksi Berdayanews.com/fs Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi


