BerdayaNews.com, Jambi — Upaya menghadirkan pangan terjangkau Jambi terus diperkuat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dirangkaikan dengan kegiatan Pojok Berkah dan sarapan bergizi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, pada Rabu, 15 April 2026, di halaman Kantor TP-PKK Provinsi Jambi.

Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara TP-PKK, Bank Indonesia, dan Dinas Ketahanan Pangan dalam menjaga stabilitas harga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Berbagai kebutuhan seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya tersedia dengan harga di bawah pasaran.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan sarapan gratis sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi keluarga.

Hesti Haris menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.

“Program ini sangat membantu masyarakat dalam menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi bersama Bank Indonesia dalam mendukung pengendalian inflasi serta penguatan ekonomi daerah.

Baca juga :  Jalan, Wajah Kota, dan Fasilitas Publik: 31 Jalan Terkeren Dunia 2025 Tunjukkan Masa Depan Kota (2)

Selain sebagai operasi pasar, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan keuangan dan pemenuhan gizi seimbang.

Melalui Pojok Berkah, masyarakat diajak untuk berbelanja secara bijak sekaligus memahami pentingnya pola konsumsi sehat.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi, khususnya pada sektor pangan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, memastikan bahwa ketersediaan pangan tetap aman serta distribusi berjalan lancar.

Melalui kolaborasi TP-PKK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah, program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan.

Langkah ini tidak hanya menjaga inflasi tetap terkendali, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang layak dan bergizi.

Pangan terjangkau Jambi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Red/fs)