BerdayaNews.com, KOTA BEKASI – Persoalan kualitas bangunan jalan dan lingkungan kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi menyusul amblesnya trotoar dan kerusakan badan jalan di Jalan Narogong, tepatnya di seberang PT Fujiaire Indonesia, Jumat (24/1/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung meninjau lokasi kerusakan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat, meskipun ruas Jalan Narogong merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Infrastruktur Berkualitas Jadi Kunci Daya Tahan Jalan

Di lokasi, Tri Adhianto melihat langsung kondisi trotoar yang amblas serta badan jalan yang rusak dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki. Saat peninjauan berlangsung, tim dari dinas teknis Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan langkah awal penanganan.

Menurut Tri, persoalan jalan rusak tidak bisa hanya dilihat sebagai kerusakan fisik semata, melainkan harus menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kualitas konstruksi, sistem drainase, serta daya tahan infrastruktur terhadap beban lalu lintas dan faktor lingkungan.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Walaupun ini jalan provinsi, kami tetap hadir untuk memastikan penanganannya cepat dan tidak berlarut-larut,” tegas Tri Adhianto.

Dorong Penanganan Menyeluruh dan Berkelanjutan

Tri Adhianto menekankan pentingnya perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Menurutnya, kualitas bangunan jalan yang baik akan berdampak langsung pada kepuasan masyarakat, kelancaran aktivitas ekonomi, serta citra tata kota.

“Jalan Narogong ini akses vital. Perbaikannya harus memperhatikan kualitas dan ketahanan jangka panjang agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Bekasi juga secara langsung menghubungi dinas terkait untuk mempercepat koordinasi lintas kewenangan. Ia mendorong agar sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi diperkuat, khususnya dalam penanganan infrastruktur strategis yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan publik.

Baca juga :  Pendaftaran Peserta Magang Nasional Batch II Resmi Dibuka, Berikut Tahapannya

Sinergi Pemkot dan Pemprov untuk Kepuasan Publik

Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga proses perbaikan benar-benar tuntas dan kondisi jalan kembali aman digunakan. Bagi Pemkot Bekasi, keberadaan infrastruktur yang berkualitas bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Peninjauan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah hadir di lapangan, serta menempatkan kualitas lingkungan dan keselamatan publik sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan.

Sambil menunggu proses perbaikan selesai, Pemerintah Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Jalan Narogong. Diharapkan, melalui koordinasi yang solid dan perbaikan berstandar tinggi, Jalan Narogong dapat kembali menjadi akses yang aman, nyaman, dan memuaskan bagi seluruh pengguna jalan.fs