BerdayaNews.com, Lanny Jaya — Pelaksanaan ujian sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Lanny Jaya tahun 2026 mendapat perhatian langsung dari Dinas Pendidikan setempat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lanny Jaya, Aguper Yikwa, bersama staf melakukan pemantauan di SMK Negeri 2 Tiom pada Senin, 13 April 2026.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan standar pelaksanaan pendidikan.

Pembukaan Ujian Dihadiri Pimpinan Daerah

Ujian sekolah secara resmi dibuka di SMA Negeri 1 Tiom oleh Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya pada pukul 09.00 WIT.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah tingkat SMA, SMK, SMTK, pimpinan gereja, kepala distrik, serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Lanny Jaya.

Momentum ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua Pegunungan.

Monitoring Sarana dan Motivasi Siswa

Dalam kunjungannya ke SMK Negeri 2 Tiom, Sekretaris Dinas Pendidikan meninjau langsung sarana dan prasarana sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium komputer, aula, serta fasilitas praktik.

Baca juga :  Kadis Kominfo Provinsi Jambi Pimpin Rombongan Diskominfo Kabupaten/Kota Audiensi ke Komdigi RI

Selain itu, ia juga memberikan arahan dan motivasi kepada kepala sekolah, panitia, guru, serta siswa agar pelaksanaan ujian berjalan optimal.

“Fokus dan ketelitian dalam mengerjakan soal menjadi kunci keberhasilan. Jaga kesehatan dan ikuti ujian sesuai jadwal,” pesannya.

Apresiasi untuk Guru dan Tenaga Pendidik

Dinas Pendidikan juga menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para guru yang dinilai telah menunjukkan loyalitas dan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Para tenaga pendidik diharapkan terus menjadi teladan serta penggerak utama dalam membentuk karakter dan kompetensi siswa.

Sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk menyukseskan seluruh tahapan ujian pendidikan.

117 Siswa Ikuti Ujian di SMK N 2 Tiom

Kepala SMK Negeri 2 Tiom, Resmin Kogoya, melaporkan bahwa jumlah peserta ujian tahun pelajaran 2025/2026 mencapai 117 siswa.

Peserta terdiri dari dua jurusan, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura sebanyak 58 siswa serta Teknik Komputer dan Jaringan sebanyak 59 siswa.

Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik dan menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Baca juga :  Lima Amanah Utama United Nations Convention Against Corruption (UNCAC): Asal-Usul, Pengertian, dan Pola Aplikasi Paling Relevan bagi Negara Republik Indonesia

Harapan Penguatan SMK dan SDM Daerah

Pihak sekolah menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi, khususnya di bidang agribisnis dan teknologi, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dukungan pemerintah daerah dinilai krusial, baik dalam penyediaan fasilitas maupun peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Dengan dukungan tersebut, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing, melanjutkan pendidikan, serta berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.

Pelaksanaan ujian sekolah Lanny Jaya 2026 diharapkan menjadi tolok ukur keberhasilan pendidikan serta contoh bagi daerah lain di Provinsi Papua Pegunungan. (Red/fs)