BerdayaNews.com, Jambi – Semangat berbagi dan kepedulian sosial terus digaungkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi melalui kegiatan rutin Pojok Berkah. Meskipun biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat, kegiatan kali ini digelar pada Rabu (08/04/2026) pagi di Sekretariat TP-PKK Provinsi Jambi, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan kerja dari rumah (Work From Home/WFH) yang tengah diberlakukan.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, secara langsung menyampaikan bahwa perubahan jadwal tersebut tidak mengurangi esensi dan semangat berbagi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pojok Berkah tetap menjadi ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin datang, menikmati sajian yang disediakan, maupun berpartisipasi dalam sedekah.

“Pojok Berkah yang biasanya di hari Jumat, tapi karena WFH kita harus menyesuaikan jadwal. Jadinya di hari Rabu. Siapa pun boleh datang ke sini, menikmati sajian yang insya Allah enak. Dan kalau ada yang mau bersedekah, kami siapkan kotak sedekah,” ujar Hj. Hesnidar Haris.

Transparansi dan Pengelolaan Amanah

Menurutnya, seluruh dana yang terkumpul melalui kotak sedekah akan dikelola dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Dana tersebut disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk makanan maupun bantuan sosial lainnya.

Baca juga :  Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Pada pelaksanaan kali ini, hidangan yang dibagikan bersumber dari dana kotak sedekah yang terkumpul pada hari itu dengan nominal lebih dari satu juta rupiah, ditambah kontribusi sukarela dari pengurus TP-PKK Provinsi Jambi.

“Hari ini, yang kami sajikan bukan dari organisasi tertentu, tapi dari kotak sedekah yang terkumpul hari ini, lebih kurang satu juta lebih. Selebihnya dari ibu-ibu dan bapak-bapak tim penggerak PKK,” jelasnya.

Hj. Hesnidar Haris juga menekankan bahwa sedekah tidak diukur dari besar kecilnya nominal. Kontribusi sekecil Rp500 atau Rp1.000 tetap diterima dan diyakini membawa manfaat besar jika dikelola secara kolektif.

Eksistensi PKK: Lebih dari Sekadar Organisasi Sosial

Program Pojok Berkah ini merupakan refleksi dari kewajiban PKK sebagai mitra strategis pemerintah. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017, PKK memiliki mandat konstitusional untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK.

Kegiatan ini menyentuh beberapa poin krusial kewajiban PKK terhadap masyarakat, di antaranya:

  • Gotong Royong: Mengajak masyarakat dan pengurus untuk saling bahu-membahu.

  • Pangan: Memastikan akses makanan sehat (meski sederhana) tersedia bagi warga yang membutuhkan.

  • Perencanaan Sehat: Mengelola sumber daya (dana sedekah) secara efektif untuk kemaslahatan umat.

Baca juga :  Opini: Dari Mimpi Kecil di Kelas Reyot ke Panggung Perubahan Nasional

Sasaran penerima manfaat meliputi petugas kebersihan, pekerja harian, hingga warga yang melintas. Kehadiran PKK di tengah masyarakat melalui Pojok Berkah membuktikan bahwa organisasi ini berperan aktif dalam jaring pengaman sosial, terutama di masa penyesuaian kebijakan kerja seperti WFH.

Membangun Solidaritas Berkelanjutan

Melalui konsep kotak sedekah yang terbuka, TP-PKK Provinsi Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam gerakan berbagi yang sederhana namun berdampak nyata. Hj. Hesnidar Haris berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan membawa keberkahan.

“Mudah-mudahan rezeki kita semakin berkah dan semakin banyak orang yang menikmati sedekah kita. Amin ya Rabbal Alamin,” tutupnya.

Dengan konsistensi program Pojok Berkah, TP-PKK Provinsi Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi sosial yang menyentuh langsung akar rumput, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai unit terkecil pembangunan daerah. (Red/fs)

Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto&Video: Patra