BerdayaNews.com, Bekasi — Komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas ruang terbuka hijau kembali diwujudkan melalui peresmian Taman Sakura RW 017 Perumahan Bahagia Permai, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Peresmian taman lingkungan ini dihadiri langsung oleh Abdul Harris Bobihoe, yang sekaligus menandai bertambahnya ruang hijau sekaligus potensi wisata kota berbasis lingkungan di Bekasi.

Mengusung tema “Harmoni Hijau Sakura: Menumbuhkan Semangat Mewujudkan Lingkungan Asri”, kegiatan peresmian berlangsung meriah dan penuh antusiasme warga. Hadir mendampingi Wakil Wali Kota, Camat Bekasi Barat, Lurah Jakasampurna, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat RW 017 yang sejak awal aktif terlibat dalam pembangunan taman.

Ruang Hijau, Ruang Sosial, dan Wisata Lingkungan

Sejak awal acara, suasana kebersamaan terasa kental. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan lingkungan tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.

Taman Sakura RW 017 dirancang sebagai ruang terbuka hijau ramah semua kalangan. Selain memperindah kawasan permukiman, taman ini diharapkan menjadi:

  • Ruang interaksi sosial warga,

  • Sarana rekreasi keluarga,

  • Media edukasi lingkungan bagi anak-anak,

  • Serta daya tarik wisata lingkungan skala lokal di Bekasi Barat.

Baca juga :  Pelantikan Pejabat Bapperida Kota Bekasi, Sekda Tegaskan Penguatan Perencanaan Berbasis Riset dan Inovasi

Dengan konsep taman tematik, kehadiran Taman Sakura juga memperkaya wajah Bekasi sebagai kota urban yang mulai ramah wisata kota dan ekowisata.

Paru-Paru Kota di Tengah Permukiman

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bekasi menegaskan pentingnya keberadaan ruang hijau di wilayah perkotaan yang terus berkembang pesat.

“Keberadaan taman seperti ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan paru-paru kawasan permukiman. Ini investasi jangka panjang untuk kualitas hidup warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, taman lingkungan memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi, mengurangi dampak polusi, sekaligus mendukung kesehatan fisik dan mental masyarakat perkotaan.

Partisipasi Warga Kunci Keberlanjutan

Sementara itu, Camat Bekasi Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap warga RW 017 yang dinilai berhasil menunjukkan kepedulian kolektif terhadap lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan taman tidak berhenti pada peresmian, tetapi justru terletak pada komitmen bersama dalam merawat dan menjaga keberlanjutannya.

“Pemerintah Kota Bekasi berharap taman ini dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Menuju Bekasi Kota Hijau dan Berkelanjutan

Selain memperkuat fungsi ekologis, Taman Sakura RW 017 juga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki dan kesadaran lingkungan di kalangan warga. Dengan begitu, budaya hidup bersih, hijau, dan tertata dapat tumbuh dari tingkat lingkungan terkecil.

Baca juga :  Dugaan Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel Bekasi Rp 7 Miliar, 2 Pengurus NPCI Jadi Tersangka

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi mendorong inisiatif serupa di wilayah lain, sejalan dengan visi membangun Bekasi sebagai kota hijau, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus ramah bagi pengembangan wisata kota berbasis komunitas.

Dengan diresmikannya Taman Sakura Jakasampurna, Bekasi Barat kini memiliki tambahan ruang publik yang bukan hanya representatif, tetapi juga bernilai ekologis dan rekreatif. Sinergi pemerintah dan masyarakat pun kembali menjadi kunci dalam menjaga harmoni lingkungan di Kota Bekasi.fs