BerdayaNews.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah fondasi utama dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan Presiden sebagai upaya memastikan stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan di tengah potensi polarisasi pandangan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Jakarta, Rabu (04/03/2026).

“Presiden berpesan agar bangsa Indonesia menjaga kekompakan dan kebersamaan. Situasi global saat ini memudahkan orang berpikir menurut cara pandang masing-masing, yang jika tidak dikelola, berpotensi merusak keharmonisan dan keakraban kita sebagai bangsa,” ujar Ahmad Muzani kepada awak media.

Dialog Inklusif dengan Tokoh Bangsa

Sebagai langkah konkret merajut persatuan, Presiden Prabowo telah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh pemimpin nasional pada Selasa (03/03/2026) malam. Forum tersebut menjadi wadah dialog inklusif untuk bertukar pandangan mengenai arah pembangunan bangsa.

Ahmad Muzani menambahkan bahwa Presiden sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat. “Presiden menerima pandangan-pandangan tersebut dengan senang hati sebagai referensi dalam pengambilan keputusan strategis,” lanjutnya.

Baca juga :  HEADLINE: 9 TAHUN TERZALIMI! LSM RIB BONGKAR DUGAAN KONGKALIKONG MAFIA TANAH DI BEKASI: SERTIFIKAT "SILUMAN" MUNCUL DI ATAS AJB 1981, RAKYAT KECIL MELAWAN RAKSASA KORPORASI

Fokus Persiapan Idulfitri: Pangan hingga Energi

Selain agenda penguatan persatuan, pada hari yang sama (Rabu, 04/03), Presiden Prabowo juga menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka. Pertemuan ini secara spesifik membahas isu-isu krusial yang menyentuh langsung kepentingan rakyat, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian serius pada kesiapan logistik nasional dalam menyambut hari raya.

“Bapak Presiden menerima aspirasi dari DPR terkait isu terbaru di masyarakat, mulai dari kesiapan pasokan dan harga bahan pangan, pelaksanaan stimulus ekonomi, hingga ketersediaan cadangan minyak dan gas LPG menjelang Idulfitri,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain isu domestik, pertemuan tersebut juga menyinggung perkembangan situasi geopolitik di dalam dan luar negeri yang dapat berdampak pada stabilitas nasional.

Sinergi Kabinet Merah Putih

Diskusi strategis ini turut dihadiri oleh jajaran menteri kunci Kabinet Merah Putih untuk memastikan eksekusi kebijakan berjalan cepat dan tepat sasaran. Di antaranya:

  • Menko Bidang Pangan: Zulkifli Hasan

  • Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia

  • Menteri Luar Negeri: Sugiono

  • Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin

  • Menteri Agama: Nasaruddin Umar

  • Mensesneg: Prasetyo Hadi

  • Seskab: Teddy Indra Wijaya

Baca juga :  Inspektorat Daerah Kota Bekasi Gelar Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa Swakelola Tipe IV bagi Camat dan Lurah

Melalui rangkaian pertemuan ini, Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan kepentingan nasional dan menjaga keutuhan Republik Indonesia di atas segala dinamika yang ada.fs