BerdayaNews.com, Kota Bekasi  – Mengawali rangkaian Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bekasi memperkuat sinergi dengan warga melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling). Dalam kunjungan perdananya di Masjid Al Muhajirin, Kota Baru, Bekasi Barat, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memaparkan visi besar pembangunan kota yang lebih nyaman, aman, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Transformasi Infrastruktur: Solusi Jangka Panjang untuk Kelancaran Mobilitas

Menanggapi keluhan warga terkait kepadatan lalu lintas di jalur penghubung utama, Wali Kota menggarisbawahi bahwa perbaikan di lintasan I Gusti Ngurah Rai merupakan langkah krusial dalam menata konektivitas kota. Meskipun saat ini berdampak pada kemacetan, proyek ini adalah investasi kenyamanan jangka panjang.

“Memang saat ini terjadi kemacetan cukup signifikan, namun ini adalah bagian dari penanganan jangka panjang. Jalur tersebut merupakan lintasan aktif yang akan digunakan saat arus mudik, sehingga kita harus pastikan kondisinya prima dan aman bagi masyarakat,” tegas Tri Adhianto.

Bekasi Terang: Peningkatan Keamanan Malam Hari

Pembangunan tidak hanya soal aspal, tapi juga keselamatan. Pemkot Bekasi berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan kota dengan rencana pemasangan tujuh titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) baru di kawasan tersebut secara bertahap. Langkah ini diambil untuk:

  • Meningkatkan keamanan pengguna jalan dari potensi tindak kriminal.
  • Meminimalisir risiko kecelakaan akibat minimnya visibilitas di malam hari.
  • Mendorong estetika kota agar tetap hidup dan produktif setelah matahari terbenam.
Baca juga :  Prabowo Pastikan Rumah Subsidi Layak Huni: Sapa Debitur KPR FLPP di 33 Provinsi

Solidaritas Sosial: Membangun Kota dengan Hati

Pembangunan di Bekasi juga menyentuh aspek spiritual dan sosial. Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto mengapresiasi kedermawanan warga Bekasi yang berhasil mengumpulkan infaq dan sodaqoh sebesar Rp5,1 miliar untuk bantuan kemanusiaan ke Sumatera Utara, Aceh, dan Padang.

Di sisi lain, kenyamanan rumah ibadah juga menjadi prioritas. Melalui kontribusi kolektif ASN Kota Bekasi, Masjid Al Barkah kini memiliki fasilitas karpet baru senilai Rp1,8 miliar. “Ini adalah upaya kita bersama agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman selama bulan suci ini,” tambahnya.

Visi Pembangunan Berkelanjutan

Melalui integrasi perbaikan jalan, pencahayaan kota, dan penguatan nilai sosial, Pemerintah Kota Bekasi berupaya menciptakan ekosistem perkotaan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan sosial yang kuat.fs