BerdayaNews.com, Puasa — Mengingat hari ini adalah Selasa, 17 Februari 2026, yang bertepatan dengan pelaksanaan Sidang Isbat oleh Pemerintah, panduan ini sangat relevan bagi umat Muslim yang akan segera memulai ibadah puasa.

Berdasarkan sumber dari berdayanews.com, berikut adalah ringkasan panduan lengkap ibadah Ramadan 1447 Hijriyah untuk Anda:

Awal Ramadan 1447 H

  • Muhammadiyah: Menetapkan 1 Ramadan jatuh pada besok, Rabu, 18 Februari 2026.

  • Pemerintah: Menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar sore ini (17 Februari 2026).

Dasar-Dasar Puasa

Keutamaan Puasa

Ramadan adalah Sayyidus Syuhur (penghulunya bulan). Manfaatnya meliputi pengampunan dosa, doa yang mustajab, kesehatan badan, hingga pintu khusus di surga (Ar-Rayyan).

Syarat & Rukun

  • Syarat Wajib: Islam, baligh, berakal, sehat/mampu, bermukim, dan suci (haid/nifas).

  • Syarat Sah: Mengetahui masuknya bulan Ramadan, berakal/mumayyiz, serta suci dari haid/nifas.

  • Rukun: Berniat dan menahan diri dari segala yang membatalkan dari fajar hingga magrib.

Yang Membatalkan & Menghilangkan Pahala

Pembatal Puasa (Wajib Qadha/Ganti):

  1. Sengaja makan/minum atau memasukkan sesuatu ke rongga tubuh.

  2. Muntah sengaja, haid/nifas, gila, atau murtad.

  3. Berhubungan badan di siang hari (Denda/Kafarat berat: Merdekakan hamba sahaya, atau puasa 2 bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 fakir miskin).

Baca juga :  Membangun Basis Gerakan Literasi dari Kota ke Dusun

Penghilang Pahala (Puasa sah, tapi tidak berpahala):

Berdusta, ghibah (menggunjing), adu domba, sumpah palsu, memandang dengan syahwat, serta berkata keji/maki.

Sunnah & Anjuran

Untuk memaksimalkan pahala, kaum Muslim dianjurkan untuk:

  • Makan Sahur: Melambatkan waktu sahur.

  • Berbuka: Menyegerakan berbuka dengan kurma dan berdoa.

  • Amalan: Memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, zikir, dan menghidupkan malam dengan salat Tarawih.

  • Kebersihan: Mandi junub sebelum waktu Subuh.

Ketentuan Fidyah & Qadha

Bagi yang tidak mampu berpuasa, berlaku aturan berikut:

  • Wajib Qadha (Ganti hari): Musafir, orang sakit yang bisa sembuh, wanita haid/nifas.

  • Wajib Fidyah: Orang tua renta, orang sakit menahun (tak ada harapan sembuh), serta wanita hamil/menyusui.

  • Ukuran Fidyah: 1 Mud (±675 gram atau 0,688 liter beras) per hari yang ditinggalkan, diberikan kepada fakir miskin.

Niat Puasa Ramadan

Jangan lupa untuk membaca niat di malam hari atau sebelum terbit fajar:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhis syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala)

“Aku niat puasa besok hari untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”fs