BerdayaNews.com, Jambi — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, resmi merilis laporan indikator strategis ekonomi dan sosial tahun 2025 pada Kamis lalu. Data terbaru menunjukkan tren positif pada berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), perekonomian Jambi tahun 2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp349,66 triliun. Secara kumulatif, ekonomi Jambi selama tahun 2025 tumbuh sebesar 4,93 persen (c-to-c).

Sektor Transportasi dan Ekspor Jadi Motor Penggerak

Pertumbuhan ekonomi Jambi didorong kuat oleh lapangan usaha Transportasi dan Perdagangan yang melesat sebesar 8,88 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,75 persen.

Pada Triwulan IV-2025, ekonomi Jambi tercatat tumbuh 5,24 persen secara tahunan (year-on-year). Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi menjadi juara di periode ini dengan pertumbuhan signifikan mencapai 19,03 persen.

Kabar Baik Ketenagakerjaan: Pengangguran Turun ke 4,08 Persen

Data Sakernas November 2025 mencatat jumlah angkatan kerja di Jambi mencapai 1,94 juta orang. Menariknya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jambi berhasil ditekan menjadi 4,08 persen, turun sebesar 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Sebanyak 1,86 juta orang penduduk Jambi telah bekerja, di mana sektor pengangkutan dan pergudangan menyerap tenaga kerja terbanyak dalam periode terbaru.

Profil Kemiskinan dan Ketimpangan yang Terus Membaik

Angka kemiskinan di Provinsi Jambi juga menunjukkan penurunan yang menggembirakan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin berada di angka 6,89 persen, turun dibandingkan Maret 2025 yang tercatat sebesar 7,19 persen.
• ​Jumlah Penduduk Miskin: 261,25 ribu orang (berkurang 9,69 ribu orang dari Maret 2025).
• ​Garis Kemiskinan: Rp713.849 per kapita/bulan.
• ​Gini Ratio: Tingkat ketimpangan (Gini Ratio) juga membaik ke angka 0,291, mengindikasikan pemerataan pengeluaran penduduk yang semakin baik di perkotaan maupun perdesaan.

Sektor Pertanian: Produksi Padi dan Beras Melesat 30 Persen

Kenaikan drastis terjadi pada sektor pangan. Luas panen padi di Jambi sepanjang tahun 2025 mencapai 80,37 ribu hektare, melonjak 30,42 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini berbanding lurus dengan produksi beras untuk konsumsi masyarakat yang mencapai 212,76 ribu ton, naik signifikan sebesar 50,19 ribu ton dari tahun 2024.fs

Baca juga :  Sinergitas Diperkuat di Tengah Catatan Kritis Kinerja APH: Jaksa Agung–Kapolri Teken MoU Sambut KUHP–KUHAP Baru