BerdayaNews.com, Jambi — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis laporan terbaru mengenai indikator strategis pembangunan ekonomi dan sosial Provinsi Jambi sepanjang tahun 2025. Data menunjukkan tren positif, di mana pertumbuhan ekonomi stabil, sementara angka kemiskinan dan pengangguran menunjukkan penurunan yang signifikan.

​Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis Kamis (5/2/2026), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi pada tahun 2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp349,66 triliun.

​Pertumbuhan Ekonomi Didorong Ekspor dan Transportasi

​Kepala BPS Provinsi Jambi mencatat ekonomi Jambi secara kumulatif tahun 2025 tumbuh sebesar 4,93 persen (c-to-c). Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicapai oleh lapangan usaha Transportasi dan Perdagangan yang melonjak hingga 8,88 persen.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi motor penggerak utama dengan pertumbuhan 5,75 persen. Khusus pada Triwulan IV-2025, ekonomi Jambi tumbuh 5,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y).

​Kemiskinan dan Ketimpangan Menurun

​Kabar baik juga datang dari sektor kesejahteraan sosial. Persentase penduduk miskin di Jambi per September 2025 tercatat sebesar 6,89 persen, turun dari 7,19 persen pada Maret 2025.
​Jumlah Penduduk Miskin: Berkurang sekitar 9,69 ribu orang dalam enam bulan terakhir, sehingga kini berada di angka 261,25 ribu orang.

Baca juga :  Prabowo Pastikan Rumah Subsidi Layak Huni: Sapa Debitur KPR FLPP di 33 Provinsi

Garis Kemiskinan: Ditetapkan sebesar Rp713.849 per kapita per bulan.

​Gini Ratio: Tingkat ketimpangan pengeluaran atau Gini Ratio menurun menjadi 0,291, menunjukkan distribusi pengeluaran penduduk Jambi yang semakin merata.

Ketenagakerjaan: Pengangguran Terbuka Turun

​Kondisi pasar kerja di Jambi juga menunjukkan perbaikan. Hingga November 2025, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 1,86 juta orang.

​Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di posisi 4,08 persen, mengalami penurunan sebesar 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Lapangan usaha pengangkutan dan pergudangan tercatat sebagai sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja baru.

​Produksi Padi dan Beras Melonjak Tajam

​Di sektor pangan, Provinsi Jambi mencatatkan prestasi gemilang. Luas panen padi tahun 2025 mencapai 80,37 ribu hektare, naik signifikan sebesar 30,42 persen dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan luas panen ini berbanding lurus dengan produksi. Produksi padi tercatat sebesar 367,79 ribu ton GKG, yang menghasilkan 212,76 ribu ton beras untuk konsumsi masyarakat. Angka ini naik 50,19 ribu ton dari tahun sebelumnya.fs